Guru Tulis

Topics :
harianday. Diberdayakan oleh Blogger.
Home » » Iwan Fals: Kalau Saya jadi Presiden, yang Nyanyi Siapa

Iwan Fals: Kalau Saya jadi Presiden, yang Nyanyi Siapa

Written By Alizar tanjung on Selasa, 03 September 2013 | 17.48

HARIANDAY, Jakarta - Meski rambut di kepala, alis, kumis, dan cambangnya yang tipis sudah dominan berwarna keperakan, Iwan Fals masih tampak segar. Apalagi saat menyanyi sambil memetik gitar di atas panggung, dia begitu energetik.

Untuk menjaga staminanya itu, Iwan mengaku menjaga pola makan dan tidur secara teratur, juga selalu meluangkan waktu untuk berlatih karate. “Tapi enggak yang keras-keras, hanya kayak tai chi, yang pelan-pelan. Sekadar cari keringat,” ujarnya dalam fokus majalah detik edisi 92, sebelum manggung di lapangan Rindam, Condet, Jakarta Timur, 23 Juli lalu.

Satu jam sebelum manggung malam itu, dia berbicara soal lagu-lagu pada album barunya (album ke-39 berjudul Raya), obsesinya menyanyikan lagu-lagu daerah dan lagu nasional saat ngamen ke berbagai wilayah Nusantara, sikap dan perilakunya yang lebih saleh, serta kerisauannya tentang independensi media massa saat ini. Berikut ini petikan wawancara Arif Arianto dan Isfari Hikmat dari majalah detik dengan Iwan Fals:
Pesan apa yang diangkat pada album ke-39 ini? Hidup saya dari membuat lagu dan nyanyi. Aktualisasi saya di situ. Eksistensi, harapan, kesedihan, kegembiraan, dan renungan tentang kehidupan ada di situ. Saya berusaha sekeras mungkin berekspresi secara jujur. Karena itu, enggak gampang juga mengeluarkan diri apa adanya. Jadi apa adanya itu juga butuh lingkungan, kesempatan.
Berapa persen konten kritik sosial di album ini? Wah, saya enggak ngitung... (tapi) rasa-rasanya tentang (kritik) sosial semua. (Iwan lalu menjelaskan tema tiap lagu di album Raya, seperti Negeri Kaya, Dajjal Net, dan Rekening Gendut.)

***

Wawancara selengkapnya bisa dibaca GRATIS di edisi terbaru Majalah Detik (edisi 92, 2 September 2013). Edisi ini mengupas tuntas Iwan Fals dengan tema Sang Presiden NKOI. Juga ikuti artikel lainnya yang tidak kalah menarik seperti rubrik Nasional ‘11 Nama di Panggung Idola’, Ekonomi ‘Melonggarkan Hattanomics, Sains ‘Radiasi Nuklir Fukushima, Gaya Hidup Bell’s Palsy Si Lucu Pengganggu Saraf’, rubrik Seni Hiburan dan review film R.I.P.D’, Sport ‘Starting Eleven Rode Duivels’, serta masih banyak artikel menarik lainnya.

Untuk aplikasinya bisa di-download diapps.detik.comdan versi pdf bisa di-download di www.majalahdetik.com. Gratis, selamat menikmati!!
Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore" pukul 16.30 WIB, hanya di Trans TV
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. harianday - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger