Guru Tulis

Topics :
harianday. Diberdayakan oleh Blogger.
Home » » Jumpa Pers PINBA VIII IMLA

Jumpa Pers PINBA VIII IMLA

Written By Alizar tanjung on Sabtu, 31 Agustus 2013 | 03.38


Berita Alizar Tanjung 
Jumpa Pers PINBA (Pertemuan Internasional Bahasa Arab) VIII IMLA


           

HARIANDAY_ Menurut Pimpinan Padang Ekspress Group Sutan Zaili Asril bahasa arab sebagai bahasa bisnis memang berpotensi besar meningkatkan perekonomian Sumatera Barat. "Terbukanya peluang ekonomi selebar-lebarnya," ujar sarjana Pendidikan Bahasa Arab IAIN Imam Bonjol Padang ini saat jumpar pers PINBA VIII IMLA di Pondok Sate Taman Sari Jalan A. Yani Padang.




Sutan Zaili memandang bahwa selama ini terjadi kekeliruan dalam mengartikan mempelajari bahasa arab. "Orang Indonesia belajar bahasa arab untuk menjadi TKI. Orang barat belajar bahasa arab karena ingin memperluas wilayah bisnis. Karena ingin menjadi bertambah mapan lagi," ujar Zutan Zaili Asril.



Sumbar memang mendapat kesempatan menjadi tuan rumah pelaksana PINBA (Pertemuan International Bahasa Arab) VIII IMLA setelah PINBA VII yang dilaksanakan di Yogyakarta. Hal ini merupakan kesempatan pertama bagi Provinsi yang telah melahirkan begitu banyak ulama Minangkabau yang terkenal di kancah dunia Internasional.



Tidak kurang dari 148 pakar Arab dari 18 negara ikut berpartisipasi sebagai peserta seminar yang dilaksanakan 28-31 Agustus 2013 mendatang. "148 orang yang sudah mendaftarkan diri dari luar negeri," ujar ketua panitia pelaksana PINBA VIII IMLA Masnal Zajuli, Selasa, 27 Agustus 2013.



Masnal Zajuli menuturkan sampai hari ini, 13.00 WIB, 27 Agustus 2013 sudah 25 peserta seminar dari luar negeri yang sudah mendarat di Padang.



"Peserta luar negeri yang sudah datang 25 peserta, peserta dalam negeri mendekati angka 100. Kita harapkan pendaftaran dari guru, dosen bahasa Arab tidak kurang mendaftarkan diri dari 300 orang," ujar guru Besar Bahasa Arab IAIN Imam Bonjol Padang ini.



"Kita hendak mengenalkan Sumatera Barat ke mereka (peserta dari luar negeri)." Menurut Masnal Zajuli ini adalah wujud dari pengenalan bahasa arab sebagai bahasa politis dan juga bahasa bisnis dalam menggaet investor untuk masuk ke Indonesia.



"Sangat disayangkan kalau orang Arab lebih mengenal Malaysia daripada Indonesia," ujar Masnal. Padahal Indonesia menurut Masnal merupakan daerah yang menjadi pusat perkembangan Islam. Bahkan menurut laporan Hamka Islam masuk ke Indonesid abad 7.



Pernyataan ini diperkuat oleh Rektor IAIN Imam Bonjol Padang Makmur Syarif. Pasalnya selama ini bahasa arab hanya dianggap sebagai bahasa studi. "Bahasa arab itu tidak hanya bahasa studi. Bahasa arab itu disamping politis juga sebagai bahasa bisnis," ujar Makmur Syarif. Dia menegaskan bahwa penguasaan bahasa arab memperkuat perekonomian dalam negeri, terutama dalam penanam modal dari investor negara-negara arab.



"Penguasaan bahasa arab yang baik akan membuka peluang besar investor arab berinvestasi di Sumatera Barat," ujar Makmur Syarif. Investasi itu berupa investasi bidang wisata, madrasah, sumber daya manusia, perhotelan. Tentunya ini akan meningkatkan perekonomian Sumatera Barat. ()








Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. harianday - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger