Guru Tulis

Topics :
harianday. Diberdayakan oleh Blogger.
Home » , » Di Jawa Langka, Tahu-Tempe di Ternate Stabil

Di Jawa Langka, Tahu-Tempe di Ternate Stabil

Written By Alizar tanjung on Senin, 09 September 2013 | 17.35

HARIANDAY,
Ternate - Kendati Pulau Jawa mengalami kelangkaan, stok tahu dan tempe di Kota Ternate, Maluku, masih relatif stabil. Harga tempe dan tahu bahkan tidak mengalami lonjakan dan masih pada kisaran harga pasca kenaikan harga bahan bakar minyak.

Dari penelusuran, di dua pasar rakyat di Kota Ternate, harga tempe misalnya masih berkisar antara Rp 5-6 ribu per potong. Sementara harga tahu berkisar R 2-3 ribu per potong.

Samikarto, 46 tahun, penjual tahu asal Jawa Timur mengatakan, harga tahu dan tempe masih stabil lantaran pasokan dari produsen relatif normal. Bahkan, kelangkaan tempe dan tahu di Pulau Jawa tidak mempengaruhi pasokan tempe dan tahu di Ternate.

"Kami masih dapat pasokan tempe dan tahu, apalagi karena mayoritas masyarakat Ternate banyak mengkonsumsi ikan jadi pasokannya pun stabil," kata Samikarto, Selasa pagi, 10 September 2013.

Sumirah, 38, pengrajin tempe dan tahu Kota Ternate mengakui, pasokan masih normal. Ini disebabkan stok kedelai di Kota Ternate bisa mencukupi membuat tempe dan tahu hingga satu bulan ke depan. "Satu hari saya selalu mengabiskan 150-200 kilogram kedelai. Stoknya sampai sekarang masih cukup."

Menurut Sumirah, pasokan kedelai untuk pembuatan tempe dan tahu umumnya diperoleh dari petani lokal di tambah pasokan dari Sulawesi. "Masih cukup. Namun kami berharap pemerintah harus punya langkah mengantisipasi jika kedelai nanti langka," ujarnya.(sumber:tempo.co)
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. harianday - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger