Guru Tulis

Topics :
harianday. Diberdayakan oleh Blogger.
Home » » Jembatan Purus Jembatan Love Padang

Jembatan Purus Jembatan Love Padang

Written By Alizar tanjung on Sabtu, 07 September 2013 | 22.01

Oleh Alizar Tanjung


"Itu bulat. Itu kepiting. Yuk kita tangkap," ujar Susi seorang pengunjung jembatan Purus (Puruah). Telunjuknya yang lentik menunjuk salah satu kepiting cokelat di antara bebatuan. kemudian kepiting itu kembali menghilang diterpa buih gelombang.

Perempuan berkulit hitam manis itu menelusuri batu-batu anggar. Turun ke bagian batu yang lebih dekat dengan sungai. Bersorak kegirangan ketika busa gelombang menerpa rok hitamnya.

Susi hanyalah salah satu pengunjung Jembatan Purus diantara ratusan pengunjung lainnya pagi Minggu itu. Para pengunjung memadati jembatan dan tenda-tenda ceper. Ada yang memang berkunjung untuk bersantai menghilangkan kepenatan setelah berkaktifitas selama seminggu dengan rutinitas dunia kerja. Ada yang memang karena baru pertama kali ke padang.

Pada bidang olahraga, beberapa pengunjung menggunakan sebagai tempat memancing. Tampaklah di antara jembatan dan anggar para pemancing. Anak-anak menggunakan untuk berenang. Terkadang para peselancar juga menggunakan gelombang ombak Purus untuk berselancar. Namun pagi itu belum terlihat peselancar, di samping ombak yang memang tidak lagi besar.

Jembatan Purus memang salah satu andalan wisata Kota Padang. Di samping jembatan juga berdiri anggar yang awalnya digunakan sebagai pemecah tsunami. Seiring waktu anggar berubah kegunaan menjadi tempat wisata.

"Ke taplau ini memang bergantung kepada orangnya. Saya sudah sebulan datang dari Jakarta," ujar salah seorang pengunjung lainnya yang sedang liburan di Padang. Beberapa momen diabadikan dalam jepretan...bersambung...



Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. harianday - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger