HARIANDAY,
Wina – Meningkatnya polusi udara yang mulai terbentuk dari
Revolusi Industri tampaknya menjadi alasan dari “berakhirnya zaman es” di
Pegunungan Alpen. Emisi dari pabrik-pabrik besar di Eropa dan duniatelah berhasil
meluluhkan gletser-gletser di sana.
“Sesuatu telah ‘menggerogoti’ gletser Alpen. Dan itu bukan karena perubahan iklim,” tutur Georg Kaser, ahli glasiologi dari Universitas Innsbruck, Austria, seperti dilansir laman Nature, Senin, 2 September 2013.
Ia dan timnya, lewat sebuah penelitian, mengungkap, melelehnya gletser-gletser ini disebabkan oleh karbon hitam atau jelaga yang dihasilkan oleh pabrik-pabrik. Saat ini, ada sekitar 4000 gletser berbagai ukuran di Alpen yang berada di bawah ancaman pemanasan.
Semula peneliti menduga, pemanasan global adalah penyebabnya. Namun, pemanasan global dengan penaikkan suhu seperti ini tidak akan mampu mengancam gletser Alpen. Akhirnya mereka mengetahui, asap pabriklah penyebabnya.
Hal ini diketahui saat mereka mengecek es dari pegunungan yang membentang di kawasan Eropa ini. Peneliti menemukan sejumlah kandungan asap jelaga pabrik di struktur es Alpen.
Meskipun pemodelan yang dibuat peneliti telah menemukan bahwa jelaga menjadi penyebab pencairan es di Alpen, tapi mereka belum bisa memberikan jawaban, bagaimana efeknya ke depan dan seberapa besar jelaga bisa memengaruhi pencairan dalam beberapa tahun ke depan.
Namun, lewat penelitian ini, Kaser dan kawan-kawan memperingatkan kepada pabrik-pabrik, terutama yang berada di sekitar Alpen untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Pabrik diharapkan bisa mengurangi pembuangan limbah atau mengolahnya dengan leboh baik lagi sehingga lebih ramah lingkungan. (sumber:tempo)
“Sesuatu telah ‘menggerogoti’ gletser Alpen. Dan itu bukan karena perubahan iklim,” tutur Georg Kaser, ahli glasiologi dari Universitas Innsbruck, Austria, seperti dilansir laman Nature, Senin, 2 September 2013.
Ia dan timnya, lewat sebuah penelitian, mengungkap, melelehnya gletser-gletser ini disebabkan oleh karbon hitam atau jelaga yang dihasilkan oleh pabrik-pabrik. Saat ini, ada sekitar 4000 gletser berbagai ukuran di Alpen yang berada di bawah ancaman pemanasan.
Semula peneliti menduga, pemanasan global adalah penyebabnya. Namun, pemanasan global dengan penaikkan suhu seperti ini tidak akan mampu mengancam gletser Alpen. Akhirnya mereka mengetahui, asap pabriklah penyebabnya.
Hal ini diketahui saat mereka mengecek es dari pegunungan yang membentang di kawasan Eropa ini. Peneliti menemukan sejumlah kandungan asap jelaga pabrik di struktur es Alpen.
Meskipun pemodelan yang dibuat peneliti telah menemukan bahwa jelaga menjadi penyebab pencairan es di Alpen, tapi mereka belum bisa memberikan jawaban, bagaimana efeknya ke depan dan seberapa besar jelaga bisa memengaruhi pencairan dalam beberapa tahun ke depan.
Namun, lewat penelitian ini, Kaser dan kawan-kawan memperingatkan kepada pabrik-pabrik, terutama yang berada di sekitar Alpen untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Pabrik diharapkan bisa mengurangi pembuangan limbah atau mengolahnya dengan leboh baik lagi sehingga lebih ramah lingkungan. (sumber:tempo)






0 komentar:
Posting Komentar